Kutukan The Curse

menangani kasus pembunuhan yang terjadi pada kliennya dalam film the curse membuat Shelina percaya dengan adanya roh halus

Film kutukan yang berjudul The Curse bergenre horror ini merupakan film garapan Muhammad Yusuf, melalui the Curse sang sutradara ingin menyapa para menggemar film horror di Indonesia yang akan ditayangkan pada tanggal 27 April 2017. Sang sutradara berharap the curse dapat menjawab harapan penggemar film horror sebagai tontonan yang berkualitas bukan hanya sekedar menyuguhkan wajah seram namun juga berkualitas pada cerita dan plot dari film bandar togel online ini. Hal ini karena terkadang film lokal yang bergenre horror namun cerita yang tidak berisi hanya mengutamakan keseraman fisik atau wajah dari makhluk lain.

Muhammad Yusuf paham jika penggemar film horror sangat jenuh dengan suguhan keseraman pada bentuk wajah semata. Karena itulah, sang sutradara spesialis film horror ini menyuguhkan film horror yang berbeda. Dimana plot dibuat sedemikian mengerikan, untuk membuat para penonton merinding sepanjang the Curse berlangsung.

Shelina menangani masalah kutukan kematian

The Curse menceritakan tentang sebuah kutukan yang harus dilenyapkan kepada seseorang yang mendapatkan kutukan tersebut. Tokoh utama pada film nonton movie ini ialah Shelina, Shelina merupakan seorang wanita yang sukses dengan karir sebagai pengacara ternama di Melbourne, Shelina yang tengah bekerja di salah satu kantor pengacara di Australia tidak pernah kalah dalam menangani berbagai kasus, baik kasus pidana ataupun kasus perdata.

Namun kali ini, Shelina harus menangani kasus pembunuhan, dia harus memecahkan kasus kliennya yang mempunyai pesaing bisnis yang sangat luar biasa banyaknya. Klien Shelina yang tewas tersebut bernama Sarawut yang merupakan seorang Ekspatriat. Kliennya ditemukan telah meninggal didalam rumahnya, Sarawut meninggal bersama anaknya David. Setelah divisum oleh pihak penyidik, keduanya diduga telah keracunan dan penyidik menduga kasus ini merupakan kesegajaan.

Karena hal itulah, Shelina harus memecahkan masalah tersebut dengan pintar, sebab pelaku pembunuhan bisa saja juga mengancam nyawanya.

Tujuan roh halus menampakan diri pada Shelina

Cukup lama tidak menemukan petunjuk yang dicari oleh Shelina tentang kematian Sarawut, hingga akhirnya kejadian yang tidak terduga menimpa Shelina, dia yang selama ini tidak percaya dengan kejadian berbau mistis, maka kali ini Shelina tidak mampu menghindarinya. Dia didatangi oleh oleh makhluk yang tidak pernah dia pikirkan sebelumnya, yaitu roh halus.

Pada mulanya, Shelina berpikir bahwa dirinya hanya berhalusinasi, tetapi  roh halus tersebut terus mendatanginya. Roh halus tersebut semakin hari semakin jelas dalam menunjukan dirinya yang sangat menganggu Shelina. Dirinya semakin menjadi paranoid dengan penampakan roh halus tersebut, ditambah dengan masalah dirinya dengan suaminya yang ternyata memiliki simpanan di Jakarta.

Shelina yang sebelumnya tidak percaya tentang roh halus akhirnya memanggil seorang paranormal untuk meminta bantuan mengusir roh halus tersebut yang selalu mendatangi rumahnya. Paranormal tersebut menemukan jika roh halus tersebut mendatangi dirinya untuk menyampaikan sebuah pesan. Akhirnya Shelina membuka diri, dirinya berusaha menjawab panggilan dari roh halus tersebut dan juga berusaha untuk memahami apa yang ingin disampaikan oleh roh halus tersebut.

Setelah memahami apa yang disampaikan oleh roh halus tersebut, ternyata Shelina menemukan sebuah hal baru. Selama ini dirinya belum pernah memikirkan hal tersebut, namun Shelina harus menghadapi berbagai tantangan yang begitu berat. Bahkan menjadi tantangan terberat selama dirinya bekerja menjadi pengacara dan tantangan terberat selama memecahkan kasus apapun yang pernah dilakukannya.

Apakah tantangan terberat yang harus Shelina jalani, mampukah Shelina melakukan tantangan terberat tersebut dalam memecahkan masalah kematian dari klienya yang bernama Sarawut beserta anaknya yang bernama david.

Sekuel Film Ayat-Ayat Cinta

Inilah sekilas tentang film sekuel Ayat-Ayat Cinta 2 yang akan dirilis di bulan desember tahun 2017.

Sejak pertama kali ditayangkan di tahun 2008 film Ayat-Ayat Cinta memang menghebohkan dunia perfilman Indonesia karena tema mengusung tema poligami yang belum banyak dibicarakan pada masa tersebut. Kisah cinta segitiga antara Fahri (Fedi Nuril), Aisha (Rianti Cartwright), dan Maria (Carissa Putri) berhasil meraih penonton hingga 3.6 juta orang  dan dapat mengungguli jumlah penonton film Hollywood legendaries Titanic. 9 tahun kemudian rupanya production house MD Pictures berniat mengulang kesuksesan film togel jitu tersebut dengan memproduksi sekuelnya yaitu Ayat-Ayat Cinta 2 yang juga diadaptasi dari novel berjudul serupa karya Habiburrachan El Shirazy.

Berbagai kejutan di film sekuel AAC

Sebenarnya sang penulis novel sama sekali tak berniat untuk  melanjutkan novel Ayat-Ayat Cinta yang ditulisnya hampir 1 dekade silam tetapi para penggemar rupanya tak rela bila nasib Fahri dan Aisha berakhir hanya sampai di sana.  Inilah sebabnya novel tersebut dilanjutkan atas nama kecintaan terhadap sastra dan penghargaan bagi para penikmatnya. Untuk kelanjutan dari novel ini sang pengarang mengatakan bahwa ia harus melakukan riset yang lebih panjang dan serius karena pastinya ekspektasi pembaca ingin yang alur cerita yang lebih baik dan seru. Masih tentang cinta yang tulus, pada sekuel novel dan film ini juga mengandung pesan motivasi bagi  anak muda agar mempunyai kepedulian lebih akan ilmu pengetahuan.

Berbagai kejutan lain juga akan ditemukan pembaca dan penonton, selain karakter Fahri dan Aisha akan ada 3 wanita sebagai karakter baru yaitu Kiara, Shulya, dan Sabina. Siapakah mereka? Hingga saat ini peran  dan pemain 3 karakter tersebut  masih dirahasiakan. Pemeran utama pria, Fedi Nuril yang dapat dikatakan spesialis karakter pria berpoligami merasa bahwa dengan bermain di film ini ia memperoleh lebih banyak pengalaman dan pelajaran. Fedi juga merasa bahwa ia merasa semakin dekat dengan tokoh Fahri, terutama saat setting di Palestina, apalagi ternyata kitab yang menjadi referensi Fahri juga merupakan kitab Favorit actor tampan ini.

Tetapi berbeda dengan film pertama, kali ini yang menggarap film Ayat-Ayat Cinta 2 bukan lagi Hanung Bramantyo melainkan Guntur Soeharjanto karena MD Pictures menginginkan banyak hal yang menyegarkan. Sebelumnya Guntur Soeharjanto berhasil meraih penghargaan atas karya Film Televisinya (FTV) yang berjudul Juni di bulan Juli. Tentunya ini akan menjadi hal yang menantang dalam mengarahkan sekuel film yang meraih box office tersebut.

Sang sutradara pun berjanji akan membuat film yang komplit dari hampir 700-an halaman novel tersebut menjadi cerita yang lebih dekat dengan masyarakat. Ia juga akan menampilkan karakter Fahri yang menjadi idola banyak wanita dalam dimensi yang lebih berbeda dan jalan hidup yang semakin beragam. Meskipun cukup berat dan harus bekerja di tengah beban moral tersebut tetapi Guntur cukup optimis bahwa karyanya akan sanggup menarik perhatian penggemar film tanah air sebagaimana pada film pertama Ayat-Ayat Cinta.

Lokasi syuting AAC 2

Yang lebih menarik, untuk lokasi syuting film Ayat-Ayat Cinta 2 ini akan dilakukan di berbagai kota di Indonesia dan mancanegara antara lain di Negara Palestina, Edinburg, Scotland, dan lain-lain. Rencananya film ini akan dirilis di penghujung tahun 2017, yaitu di bulan desember dengan tanggal pasti yang  masih belum dipublikasikan. Tak hanya dominan dengan cerita cinta antara pasangan suami istri Fahri dan Aisha, nonton bioskop online sekuel ini pastinya juga sarat akan pesan moral sehingga cocok  untuk disaksikan oleh anak-anak muda terutama yang berkaitan dengan menuntut ilmu.

Jangan sampai ketinggalan!